Oleh: Kandra, 6X

Pada tanggal 27 Oktober 2022, para siswa Kelas 6x bekerja sama di Lokakarya Menulis dengan seorang penulis dari Ubud Writers Festival. Kami merencanakan sebuah cerita tentang sebuah pulau.

Sang penulis (Beth Cregan) datang agak terlambat namun begitu beliau tiba, kami semua dipenuhi dengan kegembiraan! Saya SUKA membuat cerita, jadi lokakarya tersebut adalah salah satu favorit saya meskipun sebelum ini saya baru sekali mengikuti lokakarya. Ibu Beth memberikan kami beberapa pilihan: apakah kami membuat sebuah benua atau negara, atau kami membuat sebuah pulau kecil. Menggambarnya tidak terlalu mudah karena kamu harus membuat bentuk yang sesuai dan kamu harus benar-benar memikirkan apa saja yang kamu inginkan ada di pulaumu atau negara/benuamu. Saya menyertakan berbagai fitur seperti sebuah gua, gunung berapi, dan beberapa gunung.

Bagian penamaan adalah bagian yang paling menarik karena kamu benar-benar harus menggunakan kreativitasmu untuk menciptakan nama tersebut. Guru berkata bahwa kami bisa menggunakan aliterasi, onomatopoeia, dan sajak. Saya menciptakan nama yang cukup misterius, Gua Bertepuk. Nama itu memberikan saya dan teman-teman kesempatan untuk mengajukan banyak pertanyaan seperti, ‘Siapa atau apa yang bertepuk tangan?’ atau ‘Apakah ada misteri di balik keberadaan gua tersebut?’ dan hal tersebut membuat saya sangat antusias! Beberapa orang di kelas saya sudah mulai merencanakan cerita dari benak mereka, dan saya merasa amat takjub melihat seberapa cepatnya mereka berpikir.

Setelah guru pergi, kami memiliki tambahan waktu 15 menit untuk mengerjakan peta kami, yang membuat saya merasa amat senang. Semua orang bersorak kegirangan saat guru wali kelas memberi tahu kami mengenai tambahan waktu tersebut! Namun yang membuat saya merasa sangat sedih yaitu kami harus segera mengakhiri rencana pembuatan peta kami.

Siswa Kelas 6x merasa amat senang, dan saya ingin sekali bisa melakukan lokakarya seperti ini lagi!

Cart
  • No products in the cart.